FREE HOTSPOT AREA

RADIO FORTUNA FM KUTOARJO 101.9 Mhz -> RADIONYA PARA PROFESIONAL

Kamis, 03 Juli 2014

Berita Harian Lingkup Purworejo - JUMAT, 4 Juli 2014

PURWOREJO EKSPRES
1. Dewan Aktif Hanya 20 Persen
PURWOREJO-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo yang terlibat aktif dalam kegiatan dewan bisa dihitung dengan jari. Salah satu anggota DPRD sendiri mengakui jika mereka yang terlibat juga hanya itu- itu saja, sementara yang lain tidak pernah diketahui aktivitasnya di Dewan. Abdullah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo mengatakan, keaktifan kerja mayoritas anggota dewan hanya terjadi tahun pertama selama periode 2009-2014 ini. Jika diperhitungkan dengan angka, Abdullah menyebutkan dari 45 anggota DPRD Purworejo, yang dinilai aktif melaksanakan tugas- tugas legislatif hanya sekitar 20 persen. Artinya tidak lebih dari 10 orang yang betul- betul aktif. Eko Yuliyanto Wakil Ketua II Bidang Eksternal Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII ) Kabupaten Purworejo mengatakan, pihaknya mengecam keras tindakan wakil rakyat yang tidak bertanggung jawab.

2. Pelayanan Puskesmas Dikeluhkan
PURWOREJO-Pemberlakukan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di kelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) belum dilakukan optimal di level Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Masyarakat masih belum mendapatkan pelayanan maksimal dari puskesmas di Kabupaten Purworjeo saat mereka hendak berobat. Jenis pelayanan yang dikeluhkan masyarakat adalah penerbitan surat rujukan bagi pasien yang akan dibawa ke rumah sakit disaat pasien amat membutuhkan, pihak puskesmas menunda rujukan dengan berbagai macam alasan. Dikatakan Sugeng, sebagian besar Puskesmas di Kabupaten Purworejo melakukan hal tersebut. Ia berharap agar Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Purworejo untuk memperhatikan keluhan dari masyarakat itu dengan memperbaiki kinerja pelayanan kesehatan pada seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Purworejo.

SUARA MERDEKA
3. Nasib Nelayan Kian Tak Menentu
PURWOREJO-Nasib nelayan Pantai Jatimalang hingga kini makin tak menentu. Pasalnya, hingga kini nelayan belum bisa melaut lantaran ombak yang masih tinggi dan membahayakan. Prediksi nelayan yang akan menyebutkan, kondisi laut akan membaik pada minggu ini ternyata tidak benar. Padahal nelayan sangat membutuhkan pemasukan untuk bekal merayakan Lebaran. Salah satu nelayan Waris (40) mengatakan, ombak di Pantai Jatimalang hingga kini masih tinggi. Ia juga menjelaskan, untuk bisa bertahan hidup, nelayan terpaksa alih profesi menjadi buruh tani atau buruh kasar lainnya. Hal itu menyebabkan pasokan ikan dipasaran menjadi sangat terbatas. Tingkat penjualan ikan pun dirasakan menurun drastis. Jika satu pedagang bisa menjual ikan seberat 25kg per hari, kini hanya 10kg saja.

0 komentar:

Posting Komentar

 
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN DARI SOBAT FORTUNA

About Me

Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia

Untuk keperluan sponsorship atau kerjasama silakan menggunakan logo ini.

Untuk keperluan sponsorship atau kerjasama silakan menggunakan logo ini.

RADIO FORTUNA FM

RADIO FORTUNA FM