FREE HOTSPOT AREA

RADIO FORTUNA FM KUTOARJO 101.9 Mhz -> RADIONYA PARA PROFESIONAL

Rabu, 26 November 2014

RABU, 26 NOVEMBER 2014



RABU, 26 NOVEMBER 2014
SUARA MERDEKA
1.      Pusara Soedirman Dipancangi Bambu Runcing
PURWOREJO-Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan ’45 Kabupaten Purworejo memberikan penghargaan berupa pemancangan bambu runcing berbendera merah putih di pusara almarhum Soedirman Kelurahan Bandung, Kecamatan Kutoarjo. Sosok Soedirman merupakan eksponen pejuang kemerdekaan semasa penjajahan fisik tahun 1947-1949. Prosesi pemancangan bambu runcing dilaksanakan dengan melakukan upacara yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Pracoyo. Kegiatan tersebut dihadiri kerabat dan keluarga almarhum Soedirman dan jajaran Muspika Kutoarjo. Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Pracoyo mengatakan, penghargaan tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa pejuang yang telah rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

PURWOREJO EKSPRES
2.      Premium Mahal, Permintaan Pertamax Naik
PURWOREJO-Naiknya harga BBM jenis Premium sejak beberapa waktu lalu menyebabkan sebagian masyarakat di Kabupaten Purworejo beralih ke Pertamax. Selisih harga antara Premium dan Pertamax yang tidak terpaut tinggi ditengarai sebagai salah satu penyebabnya. Lonjakan permintaan salah satunya terjadi di SPBU 44.541.09 Suronegaran Purworejo. menurut Manajer SPBU 44.541/09 Agus Mulyadi, peningkatan permintaan premium terjadi sejak sepekan terakhir. Presentase permintaan meningkat sekitar 100 persen. Untuk Pertamax naik hingga dua kali lipat. Sementara permintaan Premium cenderung turun, sedangkan untuk Solar stabil.


Kamis, 20 November 2014

NEWS HARI INI 20 NOVEMBER 2014



20 NOVEMBER 2014
KEDAULATAN RAKYAT
1.      Warga Pesisir Purworejo Mengungsi
PURWOREJO-Warga pesisir selatan Kabupaten Purworejo ternyata belum paham sinyal bahaya bencana tsunami yang dikendalikan dari Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Bahkan warga di wilayah Kecamatan Purwodadi sempat berbondgong- bondong mengungsi setelah mendengar peringatan dari pengeras suara. Camat Purwodadi Sukamto SSos, Rabu (19/11) mengatakan, ia sempat kaget mendapat laporan bahwa warga dari berbagai desa di pesisir Purwodadi sudah berbondong- bondong mengungsi. Warga mengalami kepanikan luar biasa, apalagi situasi itu terjadi malah hari bersamaan dengan kejadian gempa di daerah lain. Warga tampak belum paham sinyal bencana tsunami. Kabid Kesiapsagaan BPBD Purworejo Edy Purwanto mengatakan, sinyal tsunami yang diapsnag diwilayah Purwodadi sempet berbunyi sebagai tanda peringatan. Sinyal bisa berupa suara sirine maupun suara peringatan yang dipancarkan dari pengeras suara. Saat itu melalui pengeras suara berupa peringatan adanya gelombang pasang wilayah pesisir karena memang ada tanda peringatan dari BPBD. Namun bukan peringatan untuk mengungsi.

PURWOREJO EKSPRES
2.      Terlantar, Armada Polres Angkut Calon Penumpang
PURWOREJO-Armada Polisi Resort (Polres) Purworejo baik besar maupun kecil diturunkan ke jalan untuk mengangkut calon penumpang yang terlantar di pinggir jalan, Rabu (19/11). Mereka menyisir seluruh jalan besar di Purworejo sebagai akibat mogoknya armada angkutan umum sebagai aksi protes keaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Operasional Polres Purworejo itu juga mendapat dukungan dari kodim 0708, Brimob, Batalyon 412/Raiders dan Satpol PP serta Dishubkominfo serta DAMRI. Dengan koordinais dilapangan, mereka membagi wilayah penjemputan sesuai dnegan tujuan yang ada. Aiptu Gunardi Tejo Murti, Kasubag Bin Ops Bag Ops mewakili Kapolres Purworejo AKBP Roma Hutajutu mengatakan, seluruh armada Polres Purworejo mulai dari truk hingga sedan diturunkan ke jalan atas instruksi dari Kapolres Purworejo.

SUARA MERDEKA
3.      Drainase Tersumbat, Jalan Tergenang Air
PURWOREJO-Meski hujan tidak sedang mengguyur , ruas jalan KH A Dahlah tepatnya disebelah traffic light tergenang air, kemarin siang. Kondisi itu terjadi akibat drainase atau saluran dibawah jalan tersumbat. Genangan air itu terjadi mulai siang hari sekitar pukul 10.00 WIB. Sejumlah warga yang tinggal di sekitar jalur utama dalam kota itu sudah berusaha mengatasi dengan membersihkan sampah di drainase. Namun upaya itu tetap tak berhasil hingga sore genangan air setinggi mata kaki orang dewasa tetap terjadi. Warga yang melintas maupun berbelanja di salah satu bisnis di Purworejo mengeluhkan genangan air tersebut. Disamping membahayakan, genangan air tersebut membuat warga tidak nyaman lantaran airnya cukup keruh. Salah stau petugas parkir di lokasi tersebut Parsono mengatakan, air tersebut di perkirakan merupakan limpasan di sungai Kedungputri yang masuk melalui saluran air di Pandekluwih Purworejo.  Pihaknya berharap agar instansi terkait pemerintahan bisa segera mengatasi agar genangan air ini bisa segera surut.

Selasa, 18 November 2014

SELASA, 18 NOVEMBER 2014



SELASA, 18 NOVEMBER 2014
PURWOREJO EKSPRES
Perusahaan Bisa Usulkan Penundaan UMK
PURWOREJO-Perusahaan- perusahaan yang tidak bisa memenuhi ketentuan pemberian Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Purworejo tahun 2015, masih memiliki kesempatan melayangkan keberatannya. Gubernur memberikan kesempatan menerima keberatan selama 10 hari sebelum UMK diberlakukan. Seperti diketahui Dewan Pengupahan Kabupaten Purworejo telah mengajukan UMK Purworejo tahun 2015 sebesar Rp 1.165.000. nominal ini lebih baik dibanding UMK tahun 2014 yang hanya
Rp 910.000. Sujana Kelapa Bidang Hubungan Industrial dan pengawasan Tenaga Kerja (Hubinwasnaker) mewakili Sutrisno, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Purworejo, Senin (17/11) mengatakan, jika memang perusahaan tidak mampu memenuhi UMK yang akan ditetapkan, mereka bisa menolak namun harus memberitahukan ke Dewan Pengupahan Provisi dan pihaknya akan memberi tembusan.

Jumat, 14 November 2014

NEWS HARI INI JUMAT, 14 NOVEMBER 2014



JUMAT, 14 NOVEMBER 2014
SUARA MERDEKA
1.      Lima Desa Masih Butuh Air Bersih
PURWOREJO-Pada awal musim hujan ini sebanyak lima desa di tiga kecamatan masih membutuhkan suplai air bersih. Yakni desa Donorejo (Kaligesing), Brenggong (Purworejo), Kaliagung dan Somorejo (Bagelen) dan Desa Jati (Bener). Sedangkan daerah yang paling awal meminta pasokan air bersih, seperti Sukogelap dan Wanurejo Kecamatan Kemiri sudah tidak dikirim lagi, karena mata airnya sudah pulih. Kepala Pelaksana  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Purworejo, Boedi Hardjono melalui Kabid Kegawatdaruratan dan Bencan, Hardoyo mengtaakan, pengiriman air itu dilakukan dua hari sekali untuk memenuhi kebutuhan warga. Kebanyakan air itu digunakan untuk kebutuhan konsumsi.

PURWOREJO EKSPRES
2.      Puluhan Rumah Warga Doplang Difogging
PURWOREJO-Ratusan rumah warga yang ada di RT 3 dan RT2 RW 1 Kelurahan Doplang Kecamatan Purworejo, Kamis (!3/11) pagi melakukan fogging oleh Dinas Kesehatan Purworejo. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi serta mengatasi penyebaran wabah cikungunya yang telah menyerang warga di dua RT itu sejak beberapa pekan lalu. Kepala Dinas Kesehatan Purworejo dr Kuswantoro MKes melalui Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) drg Dwitiya Supriyono membenarkan jika di dua RT itu banyak warga yang telah terserang wabah chikungunya. Dikatakannya, fogging akan terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Purworejo, karena tak menutup kemungkinan penyebaran chikungunya menyebar luas jika tak diatasi secara tuntas.

3.      Lansia Produksi Kreasi Olahan
PURWOREJO-Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Purworejo rutin melakukan peninjauan Posyandu lansia binaan. Beberapa posyandu lansia bahkan sudah bisa memproduksi kreasi olahan yang memiliki nilai jual. Melalui wadah tersebut, lansia diharapkan bisa memberikan manfaat untuk orang lain. Peninjauan salah satunya dilakukan oleh Kepala BKBPM Gentong Sumrahardjo SSos di Kelompok Lansia Batang Sari yang terletak di Desa Sumbersari Kecamatan Banyuurip. Kesempatan itu dimanfaatkan kelompokk untuk menampilkan kreasi hasil olahan dan diskusi tentang kendala yang dialami. Gentong Sumhardjono SSos meminta dengan adanya wadah pemberdayaan kaum lansia tersebut, lansia dapat memberikan manfaat untuk orang lain.

Kamis, 13 November 2014

NEWS HARI INI, 13 NOVEMBER 2014



13 NOVEMBER 2014
SUARA MERDEKA
Puluhan PKL Akan Ditertibkan
PURWOREJO-Pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Gajah Mada, tepatnya di Desa Botorejo, Kecamatan Bayan dan Jalan Tentara Pelajar  Kelurahan Kledung Kardenan, Kecamatan Banyuurip segera ditertibkan. PKL dinilai melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang K3 dan tidak memiliki izin, karena berdiri di tanah milik negara. Rencananya, Satpol PP mengumpulkan puluhan PKL di Kantor Kelurahan Kledungkradenan pada Jumat (14/11) pagi guna membahas penertiban lapak atau bangunan liar milik pedagang yang berada di lokasi itu. Namun, upaya penertiban dan relokasi itu mendapat penolakan tegas dari pedagang. Bahkan, Paguyuan PKL Timur Pengadilan Negri Purworejo sepakat akan meminta perlindungan kepada DPRD Kabupaten Purworejo bila penertiban tersebut tetap dilakukan. Pengurus Paguyuban PKL Timur Pengadilan Negri Purworejo, Hatri (50) mengatakan, penertiban PKL dinilai akan berdampak buruk pada kelangsungan hidup para pedagang. Sebab, sebagian besar PKL itu merupakan rakyat kecil yang tidak memiliki mata pencaharian lain. Mereka hanya mengandalkan pemasukan ekonomi keluarga dari hasil usaha lapak tersebut.


 
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN DARI SOBAT FORTUNA

About Me

Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia

Untuk keperluan sponsorship atau kerjasama silakan menggunakan logo ini.

Untuk keperluan sponsorship atau kerjasama silakan menggunakan logo ini.

RADIO FORTUNA FM

RADIO FORTUNA FM